Jumat lalu, 22 Juli 2016, pukul 09.00 WIB, bertempat di Ruang Sidang Kusumah Atmadja, Ketua PN Cibinong, Barita Sinaga, mengambil sumpah dan melantik Nandang Sunandar sebagai Panitera Pengganti pada PN Cibinong. Acara yang berlangsung sederhana tersebut, selain dihadiri oleh keluarga besar PN Cibinong, unsur pengurus Dharmayukti Karini PN Cibinong, juga dihadiri oleh para undangan, antara lain Hakim Tinggi pada PT Bandung, Fritz John Polnaja, Ketua PN Jakarta Pusat, Pontas dan Ibu, Wakil Ketua PN Bandung, Hj. Diah Sulastri Dewi, dan sebagian Hakim dan pegawai pada PN Bandung, khususnya keluarga besar dari Nandang Sunandar, khususnya isteri dan anak-akanya. Dalam amanatnya, pertamakali, ketua menyampaikan ucapan selamat kepada Nandang Sunandar telah dilantik sebagai Panitera Pengganti pada PN Cibinong. “Say berharap, Sdr. Nandang Sunandar dapat segera beradaptasi dan menyesuaikan diri di PN Cibinong, khususnya dalam hal menjalankan tugasnya nanti”, kata ketua. Ketua juga mengatakan, Panitera Pengganti memiliki tugas dan fungsi yang sangat sentral dalam mengadili perkara, karena tanpa adanya berita acara persidangan yang menjadi Tusi Panitera Pengganti, Hakim tidak mungkin bersidang, mengadili dan memutus perkara. Oleh karena itu, adalah kewajiban bagi setiap Panitera Pengganti untuk membuat dan menyusun setiap berita acara persidangan dengan baik dan tepat waktu. “Caranya adalah, wajib bagi setiap Panitera Pengganti untuk mengetik berita acara persidangan setiap selesai persidangan, supaya jangan sampai tertunda dan menumpuk menjadi beban, akhirnya minutasi terbengkalai”, lanjut ketua.

“Alasan Panitera Pengganti karena banyak berkas sehingga tidak bisa menyelesaikan berita acara persidangan adalah sama sekali tidak relevan. Justru karena banyaknya berkas yang saudara-saudara Panitera Pengganti kerjakan mewajibkan hal tersebut. Karena semakin ditunda membuat berita acara persidangan, akan semakin menumpuk pekerjaan yang tidak selesai, padahal itu dalah kewajiban yang harus diselesaikan”, tegas ketua. Oleh karena itu, menurut ketua, Panitera Pengganti harus konsisten dan tidak boleh menunda-nunda pekerjaannya.

Dalam amanatnya, ketua yang menyatakan Nandang Sunandar, yang sebelumnya adalah Jurusita Pengganti PN Bandung, merupakan figur panutan di tempat tugas yang lama, agar bisa menularkan keteladanannya kepada keluarga besar PN Cibinong, khususnya kepada para Panitera Penggantinya. “Sekali lagi, atas nama keluarga besar PN Cibinong, saya mengucapkan selamat kepada saudara Nandang Sunandar, dan kepada keluarga, isteri dan anak-anak”, lanjut ketua

.

 

Di akhir amanatnya, ketua mengharapkan dengan sangat agar nanti, isteri Nandang Sunandar, bisa berperan aktif dalam organisasi Dharmayukti Karini, karena organisasi ini juga sangat penting peranannya sebagai penunjang kelancaran tugas-tugas para suami yang bertugas di pengadilan.

Setelah amanat ketua selesai, lalu dilanjutkan dengan acara ucapan selamat kepada Nandang Sunandar dan keluarga (isteri dan anak-anak), yang diakhiri dengan acara ramah tamah dan makan bersama ala kadarnya.