Sumber : Mahkamah Agung RI

JAKARTA- HUMAS, Ketua MA Hatta Ali menerima kunjungan General Director RTI dari Kementerian Hukum dan HAM Jepang, Mr. Sakai beserta rombongan. Didampingi oleh Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Ketua Kamar Militer, dan Hakim Agung Sumanata, Ketua MA menerima rombongan dengan antusias.

Pada kedatangannya kali ini, Mr. Sakai mengajak MA RI untuk membuat sebuah kerja sama dalam bidang hukum. Menurutnya, sejak kedatangan pertamanya di tahun 2002, MA RI kini mengalami kemajuan yang begitu baik. Dalam hal transparansi, MA RI kini tengah memiliki sejumlah regulasi yang mendukung hal tersebut. Pembaruan di MA RI dinilainya juga begitu terarah dengan disusunnya blue print 2010-2035.

Ketua MA RI, Hatta Ali menjelaskan kepada kemeterian hukum dan HAM bahwa dalam menjalankan tugas dan wewenangnya memegang teguh independensi. "Hakim dalam memutus perkara tidak boleh dipengaruhi oleh apapun, termasuk pemerintah" tegas Hatta lagi. Lebih lanjut dipaparkan, bahwa semangat pembaruan dalam pelayanan publik juga menjadi prioritas MA. "Kami sekarang memiliki aplikasi CTS (case tracking system) dimana aplikasi ini merupakan layanan yang memuat informasi perkara pada pengadilan tingkat pertama" tegas Ketua MA lagi.

Pertemuan ini juga membicarakan mengenai bentuk kerja sama yang akan dilakukan di masa mendatang. Sejauh ini kerja sama yang sudah dilakukan dalam hal pelatihan mediasi bagi para hakim. Ke depannya, Kementerian hukum dan HAM Jepang berharap, bahwa pembicaraan khusus mengenai kerja sama akan berlanjut di Jepang. (ifh)